Tuesday, 31 January 2017

CERITA SEORANG KARTINI (DI MASA KINI)

Oleh : Ahmad Yani 26 April 2011

Wanita memang lah makhluk yang spesial, islam pun menjunjung tinggi drajat seorang wanita.
Tak ada lagi diskriminasi dalam kehidupan wanita. Sungguh sebuah kemuliaan bagi wanita bila ia mau memahaminya. Namun sayang kini wanita tak banyak yang bisa memahami semua itu, aturan dalam islam terkadang masih saja diterjang hanya untuk sebuah kesenangan yang sesaat. Dengan alasan emasipasi ia terus berbuat semaunya, baginya emansipasi adalah kebebasan sebebas-bebasnya tanpa ada batas. Hingga akhirnya saat wanita harus menerima akibatnya ia tak lagi menjadi mutiara yang memukau banyak orang, saat ia berada dalam keterpurukan moral maupun akhlaknya ia tak lebih seperti batu-batu yang berserakan di pinggir jalan.

            Namun tak semua wanita seperti itu, meski tak mengerti apa itu emansipasi di sisi lain wanita juga ada yang berjuang dengan penuh keyakinan untuk sebuah kemapanan. Peluh yang bercucur tak jadi masalah baginya, yang penting hari ini bisa makan. Apa itu emansipasi, ia tak pernah memikirkannya hanya keluhuran budi dan moral serta akhlak yang jadi faktor utama kemuliaan seorang wanita. Tak perlu jadi orang lain, karena diri sendiri adalah yang terbaik, untuk apa gengsi kalu hanya sebuah imitasi. Tetaplah dalam jiwa wanita yang sesungguhya, wanita Indonseia yangb sebenarnya penuhb keanggunan dan keramahan. Itulah yang kini mulai hilang oleh  kemodernan yang dikemas dalam kata emansipasi. Walapun ia tahu dua hal itu tak ada hubungannya.

            Indonesia pasti bangga bila wanita kembali pada fitrahnya sebagai bidadari zamrud khatulistiwa, dunia akan kagum bila wanita bangga dengan apa yang ada pada dirinya. Tetaplah optimis meski kadang menyakitkan, kembalikan lagi jiwa kartini yang berani….berani melawan penindasan….penindasan moral dan akhlak. Hai..wanita Indonesia jangan takut untuk berkata “ INI AKU, WANITA INDONESIA” karena engkau adalah perhbiasan dunia…perhiasan yang dibanggakan nusantara. Inilah pesanku untuk semua wanita Indonesia.(@md)

No comments:

Post a Comment